sedikit review tentang Microsoft Solution Framework
Review Microsoft Solution Framework
MSF adalah suatu arahan kerja dalam bentuk tim yang dibuat oleh Microsoft dalam memaksimalkan kesuksesan proyek yang berbasiskan information technology (IT). Membuat sebuah solusi bisnis tepat waktu dan sesuai dengan rencana anggaran membutuhkan pendekatan yang telah terbukti. MSF menyediakan metode-metode untuk planning, designing, developing dan deploying solusi untuk masalah IT.
Dalam MSF ada beberapa istilah penting antara lain :
- MSF foundational principles
- MSF models
- MSF diciplines
- MSF key concepts
- MSF proven practices
- MSF recommendations
MSF foundational principles
Ada 8 prinsip :
- Foster open communication
- Work toward a shared vision
- Empower team members
- Establish clear accountability & shared responsibility
- Focus on delivering bussines value
- Stay agile, expect change
- Invest in quality
- Learn from all experiences
MSF Models
1. MSF Team Models
MSF team models menjelaskan peran dan tanggungjawab sebuah tim yang bekerja dalam proyek berbasiskan IT yang mempunyai peran multidisiplin yang saling bergantung satu sama lainnya.
Dalam MSF team models, hal yang perlu diperhatikan adalah satu peran (role) bukan berarti satu orang – banyak orang dapat mengambil satu macam peran atau satu orang dapat mengambil lebih dari satu peran.
Jadi dalam MSF team model, peran yang satu dengan yang lain saling bergantung, dan struktur tim tidak berbentuk hierarki di mana ada peran yang mempunyai kedudukan lebih tinggi dari peran yang lain. Di MSF, peran yang satu dengan yang lain mempunyai kedudukan yang setara.
Prinsip yang penting dalam MSF team model :
- Team of peers
- Advocacy
- Stretch to fit
Dalam MSF, setiap anggota tim/role diperhitungkan untuk mewakili kebutuhan spesifik dari konstituennya dimana tidak ada anggota yang lebih penting dari yang lainnya (semua setara). Dengan cara ini akan menghasilkan suatu mekanisme pengecekan dan balancing untuk memastikan bahwa tim tersebut akan menghasilkan solusi yang tepat bagi permasalahan yang sedang dihadapi.
2. MSF Process Model
MSF process model digunakan menggunakan prinsip siklus hidup (life cycle), dimana mencakup semua aktivitas dalam proyek tersebut yang mendekati hasil akhir (completion) ataupun yang masih dalam proses pengerjaan. Hal ini digunakan untuk membantu memastikan bahwa setiap langkah yanh kita ambil dalam proyek tersebut membawa kita lebih dekat dalam menyelesaikan proyek tersebut.
MSF Diciplines
MSF diciplines adalah area tempat aplikasi dari sekumpulan metode, istilah-istilah dan pendekatan yang spesifik dalam menyelesaikan suatu masalah. Disiplin-disiplin ini sangat penting untuk mengoptimalkan fungsi dari MSF team model dan process model
Macam-macam jenis MSF diciplines :
- MSF Project Management Discipline
- MSF Risk Management Discipline
- MSF Readiness Management Discipline
MSF Key Concepts
Terdapat beberapa konsep dan istilah dalam MSF :
· Customers
· Stakeholders
· Solution
· Baselining
· Scope
· Managing Tradeoff
MSF Recommended Practices
Hal-hal berikut direkomendasikan untuk dilakukan oleh MSF untuk membantu mengaplikasikan MSF process model ke dalam proyeknya.
- Focus creativity by evolving features and constraining resources
- Establishe fixed schedules
- Schedule for an uncertain future
- Use small teams, working in parallel with frequent synchronization points
- Break large projhects into manageable parts
- Apply no-blame milestone reviews
- Use prototyping
- Use frequent builds and quick tests
- Cycle rapidly
- Avoid scope creep
- Bottom-up estimating
MSF Work Items
è adalah sebuah database untuk mengetahui perkembangan dari penugasan dan kondisi pekerjaan saat ini.
MSF mendefinisikan 5 work items yang harus di-assign dan di-track, antara lain adalah :
· Scenario
· Quality of service requirement
· Task
· Bug
· Risk